HP PrintWatch 2010: Pigment Ink

Reading time:
August 2, 2010

Sepulang dari Jogjakarta meliput acara HP PrintWatch 2010, yang berlangsung pada hari Jumat hingga Sabtu yang lalu, saya mendapat SMS dari salah satu teman saya yang kebetulan merupakan pembaca setia Jagat Review. Isi dari SMS tersebut cukup singkat, “Apa sih pigment ink itu?”. Saya langsung teringat artikel mengenai produk-produk tinta terbaru dari HP yang saya kirim dari Jogja Jumat lalu. Salah satu bahasan pada artikel tersebut adalah penggunaan pigment based ink untuk pencetakan warna dari HP. Terpancing oleh pertanyaan teman saya tersebut, saya mencoba membahas apa itu pigment based ink berdasarkan informasi yang saya dapatkan selama mendengarkan presentasi dari Bapak Adrian Lesmana.

Pada dasarnya, tinta yang digunakan dalam pencetakan terbagi dalam dua jenis, dye based ink dan pigment based ink. Dye based ink merupakan jenis tinta yang sudah biasa digunakan untuk tinta inkjet, tinta jenis ini memiliki ukuran partikel yang kecil, sehingga mudah larut dalam air. Sedangkan pigment based memiliki ukuran partikel yang besar, sehingga tidak mudah larut dalam air. Oleh karena itu, penggunaan pigment based ink pada pencetakan membuat hasil cetakan menjadi tidak luntur bila terkena air.

IMG 2905 R R
Bapak Adrian memamerkan hasil cetakan dengan pigment based ink yang tidak luntur bila terkena air.

Ukuran partikel pigment based ink yang besar ternyata membawa sedikit masalah. Partikel yang lebih besar dari pigment based ink membuat kualitas warna pada hasil cetakan menjadi tidak sebaik dye based ink. Melihat kenyataan ini, tidaklah mengherankan bila sebagian besar produsen printer inkjet memilih menggunakan dye based ink untuk pencetakan warna mereka. Namun seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, perbedaan kualitas warna dari pigment based ink dengan dye based ink menjadi sangat tipis.

IMG 2902 R R
Teks yang dicetak dengan pigment based ink akan tetap terbaca walaupun kertas basah terkena air.

Memang, untuk saat ini pigment based ink masih belum dapat diandalkan untuk pencetakan yang mementingkan kualitas warna, misalnya dalam pencetakan foto. Namun, pigment based ink ternyata dapat menjadi solusi yang lebih murah untuk kebutuhan pencetakan dokumen kantoran. Selama ini pencetakan dokumen kantor banyak dilakukan dengan menggunakan laserjet, yang tentunya memakan biaya lebih banyak dibandingkan inkjet. Penggunaan pigment based ink dapat menjadi alternatif untuk laserjet. Pigment based ink mampu menghasilkan cetakan yang tahan air (seperti hasil cetakan laserjet) dan juga lebih hemat energi karena tinta pada inkjet tidak membutuhkan pemanasan seperti toner pada laserjet.

Sebagai informasi tambahan, HP telah mengadopsi penggunaan pigment based ink untuk pencetakan warna, salah satunya adalah pada printer HP Officejet Pro 8000 yang beberapa waktu lalu sudah beredar di Indonesia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…