Hardware Pendukung NVIDIA Game Competition

Reading time:
November 12, 2010
NVIDIA

Tidak dapat dipungkiri lagi , NVIDIA Game Competition yang diadakan pada tanggal 3-7 November 2010 kemarin berlangsung dengan baik. Tidak satu komputer pun yang memiliki masalah dengan sistemnya. Para peserta pertandingan Point Blank pun pada akhir pertandingan mengeluarkan senyum puas karena tidak ada masalah hardware berarti yang mereka hadapi.

Kami pun mencoba bermain Point Blank pada tempat yang sama. Kami sama sekali tidak menemukan hang, lag, mouse yang tidak sensitif, dan masalah lain sebagainya. Oleh karena itu, kami tertarik untuk mengetahui apa isi dari komputer yang dipakai untuk pertandingan tersebut.

Prosesor: Intel Core2Duo E2180

Bukannya sekarang jamannya Core i? Yup, benar! Akan tetapi prosesor dua core Intel dengan kecepatan 2,2 GHz ini masih mumpuni dalam menjalankan game seperti Point Blank dengan sangat baik.

Motherboard: Palit P31

Palit
Masih asing dengan motherboard Palit? Yup, Palit pernah membuat motherboard dengan chipset G31. Kinerjanya terbukti baik pada saat dipakai pada pertandingan kemarin.

Graphics Card: Digital Alliance GT 430 1 GB DDR3

DA

Point Blank yang kemarin dipertandingkan dapat berjalan dengan sangat baik berkat Fermi GF108 atau GT 430 keluaran Digital Alliance. Hal ini cukup membuktikan bahwa graphics card kelas low end ini masih mampu diajak bermain dengan game sekelas Point Blank maupun Left 4 Dead.

Hard Disk: Seagate 250GB SATA

Hard disk yang dipakai adalah Seagate dengan kapasitas 250 GB. Kami tidak mendapatkan spesifikasi secara mendetail mengenai pemakaian hard disknya.

Monitor: LG 19” W1953SE LCD

LG
LG W1953SE 19” merupakan monitor LCD yang dipakai. Walaupun para peserta sering mengecilkan ukuran display layar langsung pada menunya, akan tetapi panitia dengan mudah dapat meresetnya kembali berkat menu yang mudah diakses. Gambar yang dihasilkan sendiri sangat tajam membuat para peserta dapat bermain dengan sangat baik.

Casing: Thermaltake Wing Rs

Thermaltake
Casing yang dipakai cukup unik? Benar! Thermaltake Wing Rs adalah casing yang dipakai. Anda dapat memegang bagian atasnya untuk dibawa-bawa saat Anda ingin memindahkan tempatnya. Mudah bukan?

Power Supply: Thermaltake Lite Power 400 Watt

Power supply 400 watt dari Thermaltake ini lebih dari mampu untuk menyuplai daya untuk semua peripheral yang terpasang. Hal ini terbukti dari tidak adanya peripheral yang rusak akibat kekurangan daya saat pertandingan berlangsung.

Razer DeathAdder Mouse dan Razer Aurantia Keyboard

Razer
Razer merupakan merek kenamaan jika dihubungkan dengan alat input keyboard dan mouse. Terus terang, para peserta terkesan dengan alat input yang mereka gunakan. Mereka tidak memiliki keluhan saat memakainya, hanya saja beberapa peserta memerlukan mouse pad sesuai dengan kebiasaan mereka.

SteelSeries Siberia HeadSet

SteelSeries
Tidak lupa yang juga sangat penting dalam mengembangkan strategi pada Point Blank adalah headset. Kali ini, headset yang digunakan adalah SteelSeries Siberia. Headset dengan warna yang berbeda-beda ini memiliki output suara yang mampu mendeteksi posisi karakter pemain lain dengan sangat baik. Tentunya sensitifitas seperti ini sangat perlu dalam menentukan di mana posisi lawan kita berada pada sebuah game peperangan.

Selain PC yang dipakai untuk kompetisi game, ada beberapa PC yang dipakai untuk demo 3D Surround. Apa saja isinya?

  • Prosesor Intel i5 650 SLBK Batch L951B873
  • Motherboard Asus P7P55DE Pro + Bridge SLI
  • Cooler Thermaltake Jing
  • Casing Thermaltake Element V Nvidia Edition
  • PSU Thermaltake ToughPower XT 850W Spedo
  • 2x VGA GTX 460 Sonic Platinum 1Gb SLI
  • NVIDIA 3D Vision Glasses
  • Speaker Edifier
Edifier

Dengan menggunakan spesifikasi di atas, dapat dilihat bahwa Lost Planet 2 memberikan nilai B untuk digunakan dalam 3D surround. Dengan nilai seperti itu, 3D masih cukup baik untuk dilihat, walaupun beberapa orang akan merasa pusing.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…