Review Kinerja Gigabyte G1.Assassin: Kinerja Tinggi dengan Feature Berlimpah

Reading time:
March 7, 2011

Hasil Pengujian

Creative Sound Blaster X-Fi Performance

Untuk menguji Creative Sound Blaster X-Fi yang tertanam di motherboard ini, kami menggunakan aplikasi RightMark Audio Analyzer dan inilah hasil pengujian yang kami lakukan.

Frequency response

gigabyte g1 assassin creative frequency response

Grafik di atas menunjukkan karakteristik sinyal audio yang dihasilkan chip audio di motherboard ini.

Noise level

gigabyte g1 assassin creative noise level

Grafik di atas menunjukkan tingkat kebisingan pada sinyal audio yang dihasilkan chip audio di motherboard ini.

Dynamic range

gigabyte g1 assassin creative dynamic range

Grafik di atas menunjukkan rentang tertinggi dan terendah dari kemampuan chip audio.

THD + Noise (at -3 dB FS)

gigabyte g1 assassin creative thd + noise

Grafik di atas menunjukkan seberapa besar jumlah Total Harmonic Distortion dan Noise pada sinyal audio yang dikeluarkan chip audio di motherboard ini.

Intermodulation distortion

gigabyte g1 assassin creative intermodulation distortion

Stereo crosstalk

gigabyte g1 assassin creative stereo crosstalk

Killer E2100 Performance

Penasaran dengan kinerja Killer E2100, kami pun mencoba keadalan chip NIC yang satu ini.

Pertama-tama, kami mencoba untuk melakukan transfer file (1018 file dengan total ukuran file sebesar 940 Mb) melalui jaringan. Inilah hasilnya.

gigabyte g1 assassin network 1 gigabyte g1 assassin network 2

Saat melakukan transfer file dari chip Killer E2100 ke chip NIC onboard, ternyata kinerjanya tidak jauh berbeda dengan kinerja saat melakukan transfer file dari chip NIC onboard ke chip NIC onboard lainnya. Tampaknya, hal ini disebabkan terbatasnya kemampuan chip NIC yang menerima data. Namun, begitu kami melakukan transfer data dari chip NIC onboard ke chip Killer E2100, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan transfer file menjadi berkurang.

Kemudian, kami mencoba memainkan mode multiplayer online dari game Call Of Duty Black Ops. Walaupun server yang kami mainkan tergolong sibuk (server dengan ping ratusan miliseconds), game ini ternyata berjalan mulus dengan frame rate berkisar 90-91 fps. Padahal, saat menggunakan chip NIC lainnya, kami sempat mengalami lag dan stuttering sehingga menyebabkan game berjalan kurang mulus dan sempat terhenti untuk beberapa saat. Frame rate yang kami dapatkan dengan menggunakan chip NIC lainnya yaitu berkisar 87-91 fps.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…