Review Kinerja Gigabyte G1.Assassin: Kinerja Tinggi dengan Feature Berlimpah

Reading time:
March 7, 2011

Kesimpulan

Gigabyte seri G1-Killer memang menjadi debut pertama motherboard gaming dari Gigabyte. Walaupun begitu, tampaknya Gigabyte berhasil mencurahkan semua kemampuannya untuk membuat motherboard gaming yang mampu memenuhi kebutuhan seorang gamer. Memang itulah yang kami rasakan saat me-review G1.Assassin.

Tema militer yang diusung motherboard ini memang tergolong unik. Gigabyte tidak hanya menggunakan tema militer untuk kemasan dan warna pada motherboard, namun juga heatsink yang digunakan mengambil bentuk dari bagian senjata. Bentuk heatsink yang unik memang menjadikan penampilan motherboard yang satu ini menarik dan berbeda dengan motherboard gaming lainnya. Faktor bentuk XL-ATX memang membuat motherboard ini memiliki slot ekspansi melimpah dan mampu menampung hingga empat buah graphics card. Akan tetapi, jika ingin menggunakannya di dalam casing komputer, Anda harus menyiapkan casing berukuran besar yang mampu menampung motherboard dengan faktor bentuk XL-ATX.

Berbicara soal feature, tidak dapat dipungkiri lagi feature yang diusung Gigabyte G1.Assassin tergolong lengkap dan berlimpah. Bahkan kami merasa bahwa beberapa feature yang diusung oleh G1.Assassin tidak hanya ditujukan untuk gamer melainkan juga untuk overclocker. Chip audio dari Creative dan chip NIC dari Bigfoot Networks memang menjadi salah satu feature paling menarik di motherboard ini. Kehadiran chip audio dan chip NIC ini memang membuat Anda tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk chip audio dan chip NIC yang berkualitas.

Dengan setumpuk feature di dalamnya, ternyata tidak membuat Gigabyte G1.Assassin kehilangan kinerja penuh dari sistem dengan chipset Intel X58+ICH10R. Kinerja Gigabyte G1.Assassin memang tergolong memuaskan pada semua pengujian yang kami lakukan. Seperti sudah menjadi tradisi, kemampuan overclocking Gigabyte G1.Assassin juga tergolong baik. Satu hal yang membatasi overclocking di motherboard ini adalah keterbatasan heatsink yang kami gunakan selama pengujian. Bahkan, bagi Anda yang awam dengan overclocking dapat melakukan overclocking dengan mudah dengan menekan tombol Quick Boost pada Front Access Control Panel.

Memang tidak dapat dipungkiri harga yang ditawarkan untuk Gigabyte G1.Assassin tergolong tinggi, US$599. Akan tetapi, jika melihat semua feature yang diusung, komponen yang digunakan, dan paket penjualan yang disertakan, harga yang ditawarkan masih tergolong cukup masuk akal. Apalagi motherboard ini sudah dilengkapi chip audio dari Creative dan chip NIC dari Bigfoot Networks sehingga Anda tidak perlu lagi merogoh kocek hingga ratusan dolar untuk mendapatkan feature yang sama.

Kelebihan

  • Feature lengkap dan melimpah.
  • Menu BIOS lengkap.
  • Isi paket penjualan tergolong menarik dan melimpah.
  • Chip audio Creative Sound Blaster X-Fi.
  • Chip network Bigfoot Killer 2100.
  • Slot ekspansi melimpah.
  • Bentuk heatsink tergolong unik.
  • 8 buah port USB 3.0.
  • Front Access Control Panel.

Kekurangan

  • Harga tergolong tinggi.
  • Tidak disertakan tombol On/Off di motherboard.
  • Tidak disertakan tombol Clear CMOS.

Produsen: Gigabyte
Info: www.gigabyte.com
Harga: US$599 (per 7 Maret 2011)
Distributor Indonesia: PT Nusantara Jaya Teknologi
Telepon: (021) 6018218

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…