Infomedia Bekerjasama dengan Avaya

Author
Deliusno
Reading time:
May 4, 2011

PT Infomedia Nusantara (Infomedia), salah satu anak perusahaan Telkom, hari ini mengumumkan kerjasama bisnis dengan Avaya. Penandatanganan Nota Kesepakatan di antara keduanya dilakukan di Ruang Elang, Kantor Infomedia Contact Center Services, Lantai 5 Gedung Citiwalk Sudirman, Jakarta.

IMG 0105

Dengan berkembangnya teknologi, peran media sosial secara perlahan terus berubah. Apabila pada awalnya media tersebut lebih banyak digunakan untuk bersosialisi, maka saat ini media sosial sudah banyak digunakan sebuah perusahaan untuk mendekatkan dirinya kepada para konsumennya. Menyadari betapa pentingnya hal tersebut, Infomedia bekerjasama dengan Avaya akan menyediakan solusi bagi para clientnya yang ingin terus ada di dekat konsumennya.

Avaya akan menyediakan solusi untuk Contact Center, Work Force Optimazion, Interactive Voice Response serta memasarkan, mempromosikan, mendesain, dan menyediakan solusi teknis kepada pelanggan di Indonesia. Sedangkan Infomedia sendiri akan mendukung penjualan langsung kepada para pelanggan.

Solusi yang dibawa Avaya akan sangat menarik bagi perusahaan yang ingin menggunakan media sosial sebagai wadah untuk mendekatkan diri dengan para konsumennya. Sayangnya, solusi tersebut hanya mencakup media sosial yang berbasiskan teks, seperti Facebook, Blog, dan Twitter.

IMG 0111

Bagaimana cara kerja dari solusi Avaya ini? Mari kita ambil contoh Twitter. Setiap orang yang melakukan tweet dan memasukkan nama perusahaan akan dikumpulkan. Setelah itu, tweet-tweet tersebut akan dianalisis oleh sistem. Setelah menemukan masalah yang kira-kira perlu ditangani, maka masalah tersebut akan langsung dikirimkan ke agent yang ada di bagian Contact Center. Dengan sistem seperti ini, maka si perusahaan sudah tidak perlu lagi repot-repot mengamati media sosial yang dia gunakan secara terus menerus.

Selain memantau masalah yang ada, sistem media sosial yang dikembangkan oleh Avaya mampu mencari data yang terkait dengan perusahaan lainnya. Perusahaan dapat menganalisa hal apa yang sedang dikembangkan oleh perusahaan pesaing.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…