RIM: Pertumbuhan Pelanggan Nol!

Reading time:
September 25, 2012
rim blackberry logo1

Beberapa tahun yang lalu, tidak hanya di Indonesia, tetapi hampir di seluruh dunia, pengguna smartphone memakai perangkat dari Research In Motion, yaitu Blackberry. Tentu saja, bukan hanya karena Blackberry Messenger yang merupakan aplikasi chatting yang andal, tetapi juga karena kekuatan push mail yang sangat baik, membuat hampir semua profesional menggunakannya. Bahkan pada bulan Agustus 2011 lalu, RIM mengklaim bahwa mereka memiliki 70 juta pelanggan.

Akan tetapi, karena pertumbuhan Android dan iPhone yang sangat signifikan, membuat Blackberry harus bertekuk lutut.  Menurut laporan dari Globe dan Mail, RIM telah mencapai titik kritis. Para analis mengharapkan RIM untuk menyatakan adanya penurunan pelanggan BlackBerry di seluruh dunia pada akhir pekan ini.

Blackberry Bold 9790 logo

“Ini adalah kuartal pertama kami menduga adanya pertumbuhan pelanggan nol,” kata Kris Thompson, Analis Senior dari National Bank Financial Research. Pada kuartal berikutnya, beliau percaya jumlah pelanggan akan masuk ke dalam sebuah “spiral ke arah bawah,” dengan melambatnya peluncuran BlackBerry 10 walau tidak akan menghentikan seluruh pelanggan untuk terus memakai perangkat ini.

Selain itu, menurut Mike Walkley, seorang analis Canaccord Genuity, mengatakan berdasarkan penelitiannya menunjukkan bahwa BlackBerry dengan harga yang lebih murah masih laku di pasar seperti Indonesia dan Timur Tengah, tapi untuk kelas high-end seperti model Bold dan Torch malah bernasib buruk. Itu pun, mereka masih harus bersaing dengan produsen dari negeri Cina seperti Huawei dan ZTE yang menjual smartphone Android dengan harga murah.

Lalu apakah hal ini akan mempengaruhi pasar Blackberry di Indonesia? Tidak sedikit pula para pengguna Blackberry yang berpindah ke iPhone maupun Android. Untuk yang satu ini, hanya waktu yang dapat mengatakannya. Lalu bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah masih menggunakan Blackberry atau telah pindah ke lain hati? Jangan segan untuk meninggalkan komentar di bawah ini.

Sumber: The Globe and Mail

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…