[PR] BURSA EFEK INDONESIA PANGKAS BIAYA INVESTASI HARDWARE MENJADI SETENGAHNYA DENGAN SOLUSI RED HAT

Author
Bimanto
Reading time:
January 9, 2013

BURSA EFEK INDONESIA PANGKAS BIAYA INVESTASI HARDWARE MENJADI SETENGAHNYA DENGAN SOLUSI RED HAT

Red Hat logo Low Res1

Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah bursa saham kelas dunia dengan 440 perusahaan terdaftar dan kapitalisasi pasar sebesar Rp3.537 miliar per Desember 2011. Dengan pertumbuhan cepat pasar modal Indonesia dan pengembangan sistem perdagangan onlinenya yang sangat menantang, BEI memerlukan sebuah sistem TI yang dapat memberikan kinerja, kapasitas dan keamanan yang sangat tinggi. Tapi biaya investasi yang tinggi mengakibatkan tingginya biaya kepemilikan total (TCO). Untuk mengatasi masalah ini, BEI memerlukan mitra yang dapat menyediakan sistem perdagangan yang tidak terlalu mahal, andal, stabil, aman dan dapat ditingkatkan kapan saja. Perusahaan ini memilih Red Hat untuk menjalankan sistem perdagangan sekuritasnya, sehingga mampu mengurangi biaya hardwarenya hingga setengahnya.

“Manfaat yang paling berharga dari solusi Red Hat adalah biaya kepemilikan total (TCO) untuk investasi hardware, yang angkanya mencapai setengah dari solusi tertutup (proprietary) yang kami gunakan sebelumnya,” kata AdikinBasirun, Information Technology, and Risk Management Director, Bursa Efek Indonesia.

Red hat customer success Indonesia Stock Exchange

Software Red Hat

Red Hat ® Enterprise Linux®

Migrasi

Dari Unix ke Red Hat Enterprise Linux

Hardware

Server Hewlett-Packard berbasis Intel Xeon quad-core

 

Mengurangi biaya kepemilikan total TI

Dalam mewujudkan visinya menjadi bursa saham dunia yang terkenal, dan dalam rangka memajukan bisnisnya, BEI memerlukan platform  tunggal yang dapat membantu mereka memenuhi tujuan bisnis dan mendukung sistem perdagangan, penyebaran data pasar dan sistem pemantauan. Sistem tersebut juga harus cepat dan menyediakan roadmap software yang jelas, menangani pertumbuhan dan mendukung mitra bisnis lokal dan luar negeri.

“Kami bertujuan memiliki sebuah sistem yang dapat memberikan kinerja tinggi, kapasitas dan keamanan tingkat tinggi. Selain itu, sistem tersebut harus berbasis standar terbuka untuk operating system, hardware, jaringan dan sistem menajemen database relasional,” kata Adikin Basirun, Information Technology and Risk Management Director BEI

 

Menyediakan sistem perdagangan yang fleksibel dan dapat ditingkatkan

BEI ingin menemukan jaringan turunan Unix yang tidak terlalu mahal, fleksibel dan tidak terlalu mengikat untuk menyesuaikan dengan pertumbuhan pasar modal Indonesia. BEI perlu TCO yang lebih rendah, yang meliputi struktur biaya, garansi dan dukungan. Sejak 2008, BEI telah menggunakan software Red Hat sebagai platform untuk mesin perdagangan, gerbang perdagangan, mesin pemantau, pelaporan dan penyebaran data perdagangan.

Dengan Red Hat Enterprise Linux sebagai intinya, solusi baru ini meliputi Red Hat® Global File system dan Red Hat®ext file system yang dijalankan di server HP berbasis Intel® Xeon™. Solusi ini juga dapat menjalankan aplikasi perdagangan dan sistem pemantauan.

“Manfaat paling berharga dari solusi Red Hat adalah TCO yang rendah untuk investasi hardware, yang hanya setengah dari solusi kami sebelumnya yang bersifat tertutup (proprietary). Kemudahan dalam interaksi sistem juga memungkinkan investor untuk lebih kreatif dalam kegiatan sehari-hari,” kata Basirun.

BEI juga menggunakan grup pelatihan Red Hat yang disebut PT Indolinux Nusantara. Indolinux melatih dan mensertifikasi staf BEI sehingga setiap teknisi dapat menemukan solusi sementara sebelum menghubungi penyedia layanan.

“Hasil dari proyek yang sukses ini berada di tangan tim yang terdiri dari individu-individu terlatih yang terkoordinasi dengan baik. Indolinux membantu perusahaan-perusahaan untuk memberikan dukungan, pengakuan dan sertifikasi. BEI memahami hal itu member kekuatan kepada para anggota tim untuk sukses melakukan implementasi,” kata Andre Kusuma, Director of Indolinux.

Solusi ini juga membantu BEI menghindari downtime selama jam perdagangan. BEI saat ini tengah memindahkan platform-platform  lain agar bisa berjalan di atas Red Hat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…