Hands-On Review EGO Smart Beam: Proyektor Portabel Berukuran Kecil

Reading time:
July 21, 2013

Pengujian Penggunaan di Berbagai Kondisi Pencahayaan

Setelah mendapatkan gambaran kemampuan proyektor Smart Beam dalam menampilkan berbagai jenis visual, kami ingin mencoba mendapatkan gambaran kemampuan proyektor tersebut untuk menampilkan proyeksi di berbagai kondisi pencahayaan ruangan. Untuk melakukan hal tersebut, kami mengoperasikan Smart Beam di ruang rapat kantor kami pada jarak yang bisa menampilkan proyeksi yang dapat dilihat dengan nyaman dari seluruh ruangan, kurang lebih 1.8 meter dari bidang proyeksi.

Tampilan proyeksi ketika ruangan berada dalam pencahayaan minimal.
Tampilan proyeksi ketika ruangan berada dalam pencahayaan minimal.
Pencahayaan sedang.
Pencahayaan sedang.
Seluruh lampu di dalam ruangan dinyalakan.
Seluruh lampu di dalam ruangan dinyalakan.

Mengingat spesifikasi resmi dari proyektor tersebut hanya mencantumkan tingkat kekuatan proyeksi sebesar 35 Lumens, kami tidak terlalu terkejut ketika mendapati proyektor ini tidak mampu menghasilkan tampilan proyeksi yang masih bisa dilihat ketika pencahayaan ruangan diatur ke tingkat tertinggi, dimana semua lampu yang ada dalam ruangan dinyalakan. Walaupun begitu, dengan ukurannya yang sangat kecil tersebut, kami rasa hal itu bisa dimaklumi.

Pengujian Baterai

Salah satu daya tarik utama pada Smart Beam adalah baterai internal yang telah terpasang di dalam perangkat tersebut. Baterai tersebut memberikan kemampuan lebih bagi Smart Beam, dimana perangkat tersebut bisa beroperasi dengan normal tanpa perlu terhubung ke sumber listrik secara langsung.

Setelah melakukan percobaan memutar video tanpa menghidupkan suara melalui sebuah smartphone yang terhubung ke Smart Beam, kami mendapatkan daya tahan baterai rata-rata sepanjang 1 jam 55 menit. Daya tahan baterai hasil pengujian kami tersebut hanya berbeda 5 menit dari daya tahan baterai yang tertera di bagian spesifikasi perangkat di box. Namun, perlu diingat, daya tahan baterai tersebut mungkin bisa saja berkurang bila pengguna juga menggunakan Smart Beam untuk menghasilkan output audio.

Konsumsi Daya

IMG_5342

Ukuran kecil yang diusung proyektor Smart Beam ini berimbas juga pada konsumsi daya dari perangkat tersebut. Ketika kami uji, perangkat tersebut hanya membutuhkan daya sebesar 8 Watt ketika berada dalam kondisi off dan mengisi daya baterai internal. Ketika berada dalam kondisi on dan idle, perangkat tersebut membutuhkan daya sebesar 8.5 Watt. Konsumsi daya puncak yang kami catat berada di kisaran 9.5 Watt – 9.7 Watt ketika kami menggunakan perangkat tersebut untuk memutar video.

Kesimpulan

IMG_5339

Terlepas dari ukuran kecilnya, Smart Beam bisa dikatakan memiliki kemampuan yang cukup memadai untuk sebuah proyektor portabel. Baterai internal yang ada didalamnya membuat perangkat yang satu ini benar-benar bisa disebut sebagai proyektor portabel dan kemampuan yang diusungnya pun mampu membuat perangkat yang satu ini menjadi teman yang menyenangkan untuk menampilkan proyeksi di mana saja.

Perlu diingat, proyektor ini secara resmi hanya mendukung resolusi hingga 640 x 480 saja. Walaupun dalam pengujian kami proyektor tersebut mampu menampilkan gambar dengan resolusi lebih tinggi dari yang disebutkan oleh produsen tersebut, resolusi tersebut masih jauh di bawah standar minimal yang ada saat ini, yaitu 1024 x 768 atau 1280 x 720.

Kelebihan:

  • Ukuran kecil
  • Baterai dan speaker internal

Kekurangan:

  • Resolusi tampilan terbatas
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…