Peneliti Berhasil Membuat Daging Buatan yang Dapat Dimakan

Reading time:
August 10, 2013
Cultured-Beef-01_600

Dengan perkembangan teknologi saat ini, berbagai cara dilakukan untuk bisa mengembangkan sumber pangan tanpa harus mengorbankan hewan ternak dengan biaya yang sangat mahal. Jika dulu kami pernah membahas mengenai teknologi 3D printing yang dilakukan untuk membuat sebuah daging mentah utuh, kali ini sebuah peneliti bernama Mark Post berhasil membuat sebuah potongan daging burger in-vitro yang dapat dimakan.

Dr. Post menggunakan sel batang otot dari pundak seekor sapi dengan biopsi lembut dan menumbuhkan sel tersebut di dalam serum betis dengan micro-exercise sehingga hasil kembangannya tidak menjadi lembek. Dalam proses pengembangbiakan tersebut, terdapat 20.000 sel yang terbentuk dan menyatu menjadi sebuah daging burger utuh. Post membawa daging mentah hasil buatannya tersebut untuk kemudian dimasak dan disajikan ke para pencicipnya. Mereka mengaku bahwa daging hasil pengembangan Post tersebut memiliki cita rasa mirip daging sapi walau tidak terlalu mirip dengan daging aslinya.

burgeronplate

Walau begitu, hasil penelitian Post ini merupakan langkah awal bagi mereka untuk terus mengembangkan sebuah bahan pangan daging tanpa harus menggunakan daging dari hewan ternak. Saat ini, Post mengestimasi bahwa hasil pengembangannya ini akan membutuhkan 10 hingga 20 tahun lagi sebelum bisa diproduksi secara massal. Jika suatu hari nanti daging buatan ini berhasil diproduksi massal, apakah Anda akan mencobanya ketimbang membeli daging sapi asli?

(sumber: PopSci)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…