[PR] Laporan Q4 DDoS Trend dari Verisign: Sektor Publik Alami Peningkatan Serangan DDoS Terbanyak

Reading time:
March 10, 2015
unnamed (1)

JAKARTA, Indonesia – 10 Maret 2014 – Verisign baru-baru ini mengeluarkan laporan DDoS Trends untuk kuartal kempat, melalui kerjasama dengan pengguna Verisign DDoS Protection Services, dan riset keamanan internet dari iDefense Security Intelligence Servicesyang memberikan pandangan yang patut dicermati mengenai mitigasi tren serangan distributed denial of service (DDoS). Banyak hal menarik yang dihasilkan dari laporan tren tersebut, termasuk kenaikan jumlah rata-rata serangan DDoS terhadap para pengguna internet; jenis serangan yang paling sering ditemui masih berupa serangan User Datagram Protocol (UDP) terhadap Network Time Protocol, sementara Simple Service Discovery Protocol juga terus tereksploitasi. Verisign pun telah memitigasi lebih banyak serangan di bulan Desember 2014, dibanding bulan-bulan lain ditahun yang sama.

Temuan yang patut dicermati adalah bahwa ternyata pengguna sektor publik mengalami peningkatan serangan terbanyak, meliputi 15 persen dari total mitigasi yang dilakukan oleh Verisign pada kuartal ke 4. Verisign meyakini bahwa peningkatan signifikan terhadap jumlah serangan DDoS yang ditujukan terhadap sektor publik dipengaruhi oleh pelaku serangan yang menggunakan DDoS adalah sebagai strategi politik dari para aktifis, atau yang dikenal dengan hacktivism, yang ditujukan pada berbagai organisasi-organisasi internasional, yang juga merupakan reaksi terhadap beberapa kegiatan yang mendapat perhatian masyarakat selama kuartal keempat ini, seperti protes di Hong Kong dan Ferguson, Missouri. Seperti yang dijabarkan pada blog iDefense’s 2015 Cyber Threats and Trends, perpaduan dari gerakan protes secara online dan nyata berkontribusi terhadap meningkatnya serangan DDoS sebagai strategi melawan organisasi-organisasi, termasuk sektor publik, selama 2014.

Berikut adalah ringkasan dari berbagai tren yang patut dicermati dari laporan DDoS Trends di kuartal keempat di tahun 2014 ini.

  • Rata-rata serangan DDoS meningkat sebesar 14 persen dari jumlah serangan pada kuartal ketiga 2014, dan meningkat 245 persen dari tahun sebelumnya.
  • Verisign mencermati jumlah aktifitas DDoS pada kuartal keempat 2014, dengan serangan DDoS mencapai 50 Gbps/16 Mpps untukUDP floods dan 55 Gbps/60 Mpps untuk serangan berbasis transfer control protocol (TCP).
  • TI/Layanan/Cloud/SaaS adalah sektor yang paling sering menjadi target pada kuartal keempat, dan mengalami jumlah serangan terbanyak, meliputi 33 persen dari keseluruhan aktifitas mitigasi.
  • Serangan terhadap industri Lembaga Keuangan meningkat dua kali lipat, meliputi 15 persen dari keseluruhan mitigasi.
  • Verisign memitigasi lebih banyak serangan DDoS pada Desember 2014 dibandingkan bulan lain pada tahun tersebut. Seperti yang dijelaskan pada laporan DDoS Trends di kuartal ketiga, musim liburan 2014 mengalami peningkatan aktifitas tersibuk pada kuartal keempat, dan Verisign telah mengawasi kenaikan aktifitas DDoS terhadap organisasi-organisasi pengguna internet pada periode tersebut tiap tahunnya.
  • Persentase serangan sebanyak 42 persen memuncak di lebih dari 1 Gbps, dengan 17 persen berada di 10 Gbps dari lalu-lintas DDoS.

Pada akhirnya, meningkatnya ketersediaan layanan-serangan-DDoS, atau juga dikenal sebagai “booters” memberikan resiko yang besar bagi para professional dalam sistem keamanan, karena mereka secara terang-terangan telah membuka peluang pagi seorang skilled cyber criminals untuk meluncurkan serangan DDoS dengan upah hanya USD 2 per jam. Laporan ini juga mencakup artikel, “DDoS-fo-Hire Services Mean Greater Threat to Business,” yang menjelaskan bagaimana bahayanya sektor pekerjaan ini, dan memberikan sebuah gambaran betapa terjangkaunya harga untuk menyewa seseorang guna melakukan serangan DDoS saat ini.

Untuk mempelajari lebih jauh tentang laporan DDoS Trends di kuartal keempat ini, silahkan akses laporan selengkapnya disini.  Untuk melihat laporan kuartal ketga, termasuk meningkatnya pertumbuhan  serangan, yang terhitung 20 persen dari keseluruhan mitigasi di kuartal ketiga, anda dapat mengakses laporanya disini.

Infographic - Verisign Q4 DDoS Trends (ID)
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…