Ilmuwan Kembangkan Panel Matahari Bertenaga Air Hujan

Author
Cerira
Reading time:
April 15, 2016
panel

Bagi negara yang memiliki musim yang beragam, menggunakan pembangkit listrik tenaga matahari memang cukup menantang karena sinar matahari tidak akan banyak hadir di sepanjang tahun. Hari-hari mendung tentunya tidak akan mampu menghasilkan energi matahari yang dibutuhkan panel untuk menciptakan energi listrik.

Namun kini ada penemuan baru dari para ilmuwan asal Tiongkok. Dengan penemuan baru ini, nampaknya negara-negara yang memiliki curah hujan yang tinggi pun bisa memiliki pembangkit listrik yang tetap bisa bekerja meskipun hari-hari dihiasi dengan hujan.

Panel tenaga matahari baru ini diciptakan multifungsi karena selain bisa mengumpulkan energi dari sinar matahari saat cuaca panas, juga bisa mendapatkan energi dari curahan air hujan. Panel ini menggunakan sebuah lapisan grafin sangat tipis untuk menampung energi dari curahan air hujan yang kemudian bisa digunakan untuk menghasilkan energi listrik seperti saat mendapatkannya dari cahaya matahari.

Saat hujan turun, panel akan memanen energi dari hujan dan menempelkannya di grafin dimana energi yang terkumpul akan menciptakan kapasitor alami yang mampu menghasilkan listrik. Seperti panel solar pada umumnya, panel ini juga akan menghasilkan energi dari sinar matahari saat panel terpapar sinar matahari. Dengan fungsi gandanya ini tentu akan membuat panel ini menjadi solusi yang tepat untuk negara-negara yang memiliki curah hujan yang lebih banyak dibandingkan sinar matahari.

Namun meskipun terdengar menjanjikan namun panel ini masih memiliki kelemahan. Jika biasanya panel matahari mampu menghasilkan sekitar 22 persen energi dari sinar matahari yang dikumpulkan panel ini sayangnya hanya mampu mengonversi sekitar 6.5 persen saja dari energi curah hujan yang didapat. Jika penciptanya bisa membuat panel ini lebih efisien tentunya ini akan menjadi alternatif yang sangat bagus dibanding jika menggunakan panel solar pada umumnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…