Hands-On Review: ASUS MG24UQ Gaming Monitor

Reading time:
October 11, 2016

Kesimpulan

Penggunaan sistem operasi terbaru seperti Windows 8.1 atau 10 sukses menepis kekhawatiran kami akan mengecilnya tampilan di lingkungan desktop akibat penggunaan resolusi gambar 4K di monitor LCD dengan ukuran hanya 23,6 inci. Pada saat kami gunakan ASUS MG24UQ Gaming Monitor di lingkungan Windows 10, tampilan lingkungan desktop dapat ditampilkan diukuran yang tergolong normal tanpa perlu melakukan pengaturan khusus. Alhasil melakukan navigasi berbagai menu tidak memiliki kendala sama sekali.

Dengan harga jual dikisaran 7 juta rupiah, ASUS MG24UQ Gaming Monitor memang menjadi salah satu pilihan menggiurkan di antara sekian banyak produk monitor LCD 4K di pasaran saat ini. Dengan harga jual seperti itu ASUS MG24UQ Gaming Monitor mampu menawarkan panel tipe IPS yang terkenal mampu menampilkan detail warna dengan akurasi tinggi. Penggunaan panel tipe IPS juga membuat tampilan monitor ini nyaris tidak berubah sama sekali saat dilihat dari sudut miring kanan/kiri. Dua kelebihan yang sulit ditawarkan oleh monitor LCD dengan tipe panel TN. Bahkan kombinasi resolusi gambar dan ukuran layar seperti itu membuat ASUS MG24UQ Gaming Monitor mampu menghasilkan gambar lebih tajam dibandingkan monitor LCD dengan ukuran sama tetapi dengan resolusi gambar lebih rendah, ataupun sebaliknya.

 

asus-mg24uq-monitor

 

Sesuai dengan namanya, ASUS MG24UQ Gaming Monitor memang dirancang sebagai monitor LCD untuk menunjang aktivitas bermain game. Oleh karena itu tidak aneh jika sejumlah fitur khas monitor gaming ditemukan pada produk ini. Sebut saja kehadiran teknologi AMD FreeSync membuat pengalaman bermain game menjadi lebih sempurna dengan hilangnya gejala image tearingstuttering, dan input lag. Kemampuan tersebut didukung dengan penggunaan tipe panel IPS dengan tingkat response time tergolong cepat yaitu 4 miliseconds sehingga ASUS MG24UQ Gaming Monitor siap menampilkan adegan cepat dengan sempurna tanpa gejala image ghosting. ASUS tidak luput untuk membenamkan fitur gaming khas mereka seperti GamePlus, GameVisual, Flicker-Free, dan lainnya.

ASUS MG24UQ Gaming Monitor juga datang dengan sejumlah color preset sehingga tampilan pada monitor dapat disesuaikan dengan skenario penggunaan seperti menonton film, membaca, bermain game, atau lainnya. Pilihan pengaturan pada menu internal ASUS MG24UQ Gaming Monitor pun tergolong lengkap sehingga kemampuan LCD monitor ini dapat dioptimalkan lebih jauh lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan satu tombol joystick juga membuat navigasi menu menjadi sangat menyenangkan dibandingkan mengandalkan tombol konvensional.

asus-mg24uq-potrait-mode-front

 

ASUS MG24UQ Gaming Monitor pun unggul dari segi ergonomi dengan kebebasan dan kemudahan pengaturan posisi layar monitor LCD. Desain penopang layar monitor LCD seperti itu tidak hanya memudahkan pengguna dalam mengatur posisi tetapi juga membuat ASUS MG24UQ Gaming Monitor begitu kokoh berdiri dan tidak mudah bergeser dari tempatnya disenggol. Sementara itu dari segi kelengkapan, monitor LCD ini siap memanjakan pemakainya dengan hadirnya beragam tipe konektor display dan disediakannya dua buah speaker bawaan sehingga tidak memerlukan perangkat terpisah. Tentu saja tersedia pula konektor audio jack 3,5 mm untuk menghubungkan monitor LCD ini dengan perangkat audio milik Anda.

Kelebihan

(+) Panel IPS

(+) IPS dengan response time 4 ms

(+) Resolusi gambar “super besar” 3840 x 2160 piksel

(+) Tingkat PPI (Pixel Per Inch) tergolong tinggi

(+) Dukungan AMD FreeSync

(+) Display Port 1.2 dan HDMI 2.0

(+) Menu OSD mudah dimengerti

(+) Tombol joystick memudahkan pengoperasioan menu OSD

(+) Permukaan layar tidak memantulkan bayangan

(+) Konektor audio 3,5 mm

(+) Dua internal speaker

(+) Frame rate counter

(+) Kemudahan pengaturan posisi

(+) Penopang layar monitor LCD tergolong kokoh

(+) Potrait Mode

(+) Irit daya dengan ECO Mode

Kekurangan

(-) Tergolong berat untuk ukuran monitor LCD 24 inci tetapi masih dapat dimaklumi mengingat konstruksi bodi yang digunakan

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…