Review Notebook Gaming: ASUS ROG GX800VH

Reading time:
April 10, 2017
ASUS ROG GX800 Internal Component

Wujud komponen internal notebook/laptop gaming ASUS ROG GX800VH.

ASUS ROG GX800 Cooling System

Sistem pendingin ASUS ROG GX800VH menggabungkan proses pendinginan dengan media udara dan cairan untuk mendinginkan komponen prosesor dan graphics card. Pendinginan dengan media udara dilakukan saat unit notebook/laptop tidak dihubungkan dengan unit dock. Sementara saat kedua unit dihubungkan, proses pendinginan menggabungkan media udara dan cairan.

ASUS ROG GX800 CPU

Komponen prosesor Core i7 7820HK. Pada gambar di atas terlihat jika komponen heatpipe-lah yang menempel dekat dengan prosesor sementara di atasnya menempel pipa pipih tempat cairan pendingin mengalir. Kondisi itu menunjukkan jika sistem pendingin cairan digunakan untuk mendinginkan heatpipe yang telah panas bukannya mendinginkan langsung komponen prosesor maupun graphics card. Tentu saja desain sistem pendingin seperti ini bukan tanpa alasan mengingat sistem pendingin cairan hanya bekerja saat unit notebook/laptop dihubungkan dengan unit dock. Tanpa desain sistem pendingin seperti ini bukan tidak mungkin ASUS ROG GX800VH hanya dapat dinyalakan saat dihubungkan dengan unit dock dan tidak dapat dioperasikan secara terpisah.

ASUS ROG GX800 GPU 01 ASUS ROG GX800 GPU 02

Masing-masing GPU GeForce GTX 1080 juga dilengkapi dua buah heatpipe tembaga seperti halnya untuk prosesor. Terlihat area pipa pipih tempat penyerapan panas dari heatpipe untuk graphics card memiliki penampang lebih luas dibandingkan yang digunakan untuk prosesor. Selain GPU, komponen VRM dan chip memori/VRAM juga dilengkapi lempengan logam diatasnya yang memiliki fungsi untuk mendinginkan.

ASUS ROG GX800 Fan 01 ASUS ROG GX800 Fan 02

ASUS ROG GX800VH memiliki empat area sirip-sirip heatsink tempat panas dikumpulkan untuk kemudian dilepaskan ke udara bebas. Panas dikirimkan menuju sirip-sirip heatsink dengan bantuan enam buah heatpipe tembaga. Dua kipas blower membuang udara panas ke arah samping dan juga belakang notebook/laptop.

ASUS ROG GX800 Rear Ports - Inside

Pipa di area ini menjadi tempat masuk dan keluarnya cairan sistem pendingin.

ASUS ROG GX800 Memory

Beranjak ke komponen lain, ASUS ROG GX800VH dilengkapi empat buah slot SO-DIMM DDR4 dengan dua slot pada sisi bawah dan dua slot lain pada sisi sebaliknya.

ASUS ROG GX800 SSD 01 ASUS ROG GX800 SSD 02

ASUS ROG GX800VH dilengkapi tiga slot M.2 PCIe 3.0 x4 dengan satu slot lain berada pada sisi sebalinya. Unit pengujian kami dilengkapi TIGA buah SSD Samsung MZVKW512HMJP dengan kapasitas masing-masing sebesar 512 GB dan telah menggunakan konfigurasi RAID 0. ASUS ROG GX800VH sendiri tidak menyertakan konektivitas SATA untuk storage sehingga HDD absen di sistem ini. Tentu saja konfigurasi SSD-only ini membuat setiap program yang ada di ASUS ROG GX800VH dapat menampilkan kemampuan terbaiknya.

ASUS ROG GX800 Wireless Card & PCH

Wireless card Intel Dual Band Wireless-AC 8260 yang mengakomodir konektivitas Wi-Fi ac dan Bluetooth V4.1. Dapat dilihat pula pada gambar komponen PCH (Platform Controler Hub) di bawah heatpipe.

ASUS ROG GX800 Indicator Lamps - PCB

Wujud komponen lampu indikator untuk aktivitas notebook/laptop.

ASUS ROG GX800 Battery

ASUS ROG GX800VH menggunakan baterai Lithium Ion 8-cell.

ASUS ROG GX800 Bottom - Cover

Penutup sisi bawah ASUS ROG GX800VH.

ASUS ROG GX800 Speaker (Body) - Left Inside ASUS ROG GX800 Speaker (Body) - Right Inside

ASUS ternyata menempatkan speaker tipe squawker/mid-range menempel pada penutup bawah ROG GX800VH.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…