Robot Vacuum Open Source oomwoo: Bisa Dirakit Sendiri, Tak Perlu Beli!
Robot vacuum umumnya hadir sebagai produk jadi yang langsung dipakai. Namun, Maker’s Pet justru mengambil pendekatan berbeda lewat oomwoo Ya, robot vacuum ini bisa kalian miliki tanpa perlu beli, hanya butuh meraktinya sendiri.
Robot Vacuum Open Source oomwoo
Robot vacuum ini sendiri memang dibuat open-source, pertama kalinya di Dunia. Seluruh desain, firmware, hingga software dibuka ke publik sehingga siapa pun bisa mempelajari, memodifikasi, atau ikut mengembangkannya.
Yang menarik, oomwoo sepenuhnya bekerja secara lokal tanpa bergantung pada layanan cloud. Robot ini memanfaatkan sensor 2D LiDAR untuk memetakan ruangan, kemudian bernavigasi menggunakan ROS 2 dan Nav2 yang berjalan di Raspberry Pi. Integrasi dengan Home Assistant juga sudah disiapkan sejak awal, sehingga cocok bagi pengguna yang membangun ekosistem smart home berbasis lokal.
Dari sisi hardware, sebagian besar bodinya dapat dicetak menggunakan printer 3D desktop biasa. Saat ini proyek masih berada pada tahap awal atau request for comments (RFC), sehingga panduan perakitan lengkap memang belum tersedia. Meski begitu, roadmap pengembang sudah mencakup chassis cetak 3D, simulasi di ROS 2 Gazebo, firmware, PCB khusus, hingga daftar komponen yang ditargetkan rilis sekitar pertengahan Juli.
Baca Juga: Meta Lanjutkan Pengembangan Teknologi Mengetik dengan Pikiran Tanpa Operasi Otak • Jagat Review
Privasi Jadi Keunggulan Utamanya
Selain itu, salah satu nilai jual terbesar oomwoo adalah fokusnya pada privasi. Berbeda dengan banyak robot vacuum modern yang mengandalkan cloud bahkan dilengkapi kamera, desain referensi oomwoo hanya mengandalkan LiDAR 2D dan sensor bumper tanpa kamera yang mengarah ke ruangan. Ini dinilai lebih aman, apalagi setelah beberapa tahun terakhir muncul berbagai kasus peretasan robot vacuum komersial yang memungkinkan akses ke kamera, mikrofon, hingga denah rumah pengguna.
Maker’s Pet juga mengajak komunitas untuk membangun proyek ini bersama-sama. Setiap bagian robot dibagi menjadi modul terpisah sehingga kontributor bisa memilih bagian yang ingin dikerjakan dan mengirimkannya melalui pull request. Nantinya memang akan tersedia kit resmi untuk memudahkan perakitan, tetapi pembelian kit tersebut tidak diwajibkan karena semua komponennya bisa diperoleh secara mandiri.















