Peneliti Temukan Solar Panel Jenis Baru, Diklaim Jauh Lebih Efisien

Author
Mahfud
Reading time:
November 8, 2026

Peneliti dari Institut de Ciències Fotòniques (ICFO) menemukan solusi baru untuk meningkatkan efisiensi solar panel hingga berpotensi mencapai sekitar 43%. Angka ini jauh melampaui batas teoritis panel surya konvensional berbasis satu lapisan sel, yakni sekitar 33,16%. Temuan tersebut menawarkan cara baru untuk mengurangi energi matahari yang terbuang selama proses pembangkitan listrik.

solar panel

Atasi Energi yang Terbuang sebagai Cahaya

Selama ini, pengembangan panel surya banyak berfokus mengurangi energi yang hilang dalam bentuk panas. Namun, ada faktor lain yang juga membatasi efisiensinya, yaitu Boltzmann loss, ketika sebagian energi dilepaskan kembali sebagai cahaya. Peneliti ICFO mencoba mengatasi masalah tersebut dengan membatasi arah cahaya yang dipancarkan sel surya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Energy & Environmental Science, tim menggunakan sel surya organik sebagai bahan percobaan. Mereka mengganti elektroda depan berbahan indium tin oxide dengan lapisan perak tipis, kemudian mengubah struktur sel menjadi semacam rongga optik. Modifikasi ini membuat sel tetap bisa menyerap cahaya matahari, tetapi mengurangi emisi cahaya ke berbagai arah.

Dalam pengujian awal, pendekatan tersebut berhasil meningkatkan efisiensi sel surya sekitar 0,85 poin persentase. Meski peningkatannya masih tergolong kecil, hasil ini menjadi bukti bahwa pengendalian emisi cahaya bisa membantu meningkatkan efisiensi melampaui batas teoritis konvensional. Peneliti juga menyebut prinsip tersebut berpotensi diterapkan pada berbagai jenis sel fotovoltaik, bukan hanya material organik.

Baca Juga: TSMC Pertimbangkan Produksi 3D DRAM, Didukung NVIDIA! • Jagat Review

Jika berhasil dikembangkan lebih lanjut, teknologi ini berpeluang meningkatkan efisiensi solar panel komersial yang saat ini umumnya berada di kisaran 20–23%. Namun, temuan tersebut masih berada pada tahap penelitian dan belum siap diterapkan pada produk konsumen. Jadi, kita masih perlu menunggu sebelum teknologi ini benar-benar hadir di solar panel yang dijual di pasaran.

Sumber

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

November 5, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 (S5452MA) 2026: Laptop “Wildcat Lake” Terbaik?

Ini Laptop “Intel Core Series 3” terbaik dan terkencang saat…
October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…

Gaming

November 8, 2026 - 0

CORSAIR Luncurkan Kursi Gaming Dark Cherry Blossom TC500 & TC100

CORSAIR berikan nuansa yang lebih estetik untuk kursi gaming TC500…
November 8, 2026 - 0

AMD Rilis FSR Upscaling 4.1.2 di Console & Handheld Xbox

AMD FSR 4.1.2 akhirnya hadir di Xbox Series X|S dan…
November 8, 2026 - 0

Nintendo Rilis Pernyataan Mengenai Harga Switch 2 di Akhir 2026

Nintendo berikan pernyataan resminya mengenai isu harga console Switch 2…
November 8, 2026 - 0

Sony Pastikan Pengembangan PS6 Masih Sesuai Jadwal

Sony memastikan pengembangan PlayStation 6 masih sesuai jadwal, tetapi kenaikan…