[PR] Donasikan 50 Classmate PC ke UPI Bandung, Intel® Rayakan Pencapaian 10 Juta Guru Di Bawah Program Intel® Teach Di Seluruh Dunia
Bandung, 13 Desember 2011 – Menyusul diresmikannya kerjasama strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 6 Oktober 2011 lalu di Bandung, Intel Indonesia kembali memperkuat dukungannya dengan mendonasikan 50 unit Classmate PC (CMPC) yang diserahterimakan kepada pihak UPI hari ini. Inisiatif ini resmi menandai pencapaian 10 juta guru yang telah dilatih Intel di bawah program Intel® Teach di seluruh dunia.
![[PR] Donasikan 50 Classmate PC ke UPI Bandung, Intel® Rayakan Pencapaian 10 Juta Guru Di Bawah Program Intel® Teach Di Seluruh Dunia 1 intel](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2011/12/intel-600x479.jpg)
Unit-unit komputer portabel CMPC ini akan digunakan oleh calon-calon guru untuk menerapkan kegiatan percontohan belajar-mengajar 1:1 eLearning di laboratorium UPI.
Intel® Teach adalah program pengembangan profesi yang menargetkan guru sekolah K-12. Program ini memfasilitasi dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para guru untuk mengintegrasikan penggunaan Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK) dalam proses belajar mengajar di kelas. Program Intel Teach ini juga selaras dengan visi dan objektif dari Depdiknas Repubik Indonesia dalam hal untuk mendorong, dan melatih penggunaan TIK dalam pendidikan.
Di bawah program Intel® Teach dan naungan Intel Education Initiative, kerjasama strategis antara Intel Indonesia dan UPI ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan calon-calon guru dalam mengintegrasikan teknologi di proses belajar-mengajar. Intel Education Initiative telah dimulai di Indonesia sejak pertengahan tahun 2007, dan hingga kini sudah terdapat 57 ribu guru yang sudah mengikuti pelatihan Intel® Teach.
Harry K. Nugraha, Intel Indonesia Director of Strategic Business Development, menjelaskan,”Intel Education Initiative memiliki fokus untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar melalui penggunaan teknologi yang efektif supaya sektor pendidikan mampu menjawab tantangan abad 21, dan khususnya supaya para pendidik dan siswa di Indonesia dapat meningkatkan daya saing mereka.”
“Sudah saatnya Indonesia memberikan perhatian yang lebih besar lagi untuk sektor pendidikan, karena di sini lah masa depan bangsa dimulai. Peran serta guru sangat penting dalam membentuk karakter para calon pemimpin masa depan bangsa ini,” tambahnya.
Di saat yang bersamaan, Prof. DR. H. Sunaryo Kartadinata, rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengatakan,”Program-program Intel® Teach ini memang benar-benar sesuai dengan kebutuhan para pengajar dan calon pengajar kami. Harapan kami dengan kerjasama dan implementasi dari program ini adalah bahwa masa depan pendidikan Indonesia akan menjadi lebih baik”
Realisasi dari kesepakatan strategis ini direncanakan akan berlangsung selama empat tahapan. Tahapan pertama akan dimulai dengan pelatihan guru dan implementasinya untuk sesama guru dan murid, melalui pelatihan Getting Started. Pada tahapan kedua, pengembangan pelatihan Essential Course dan implementasinya. Tahapan berikutnya, implementasi akan pembelajaran berbasis proyek dan evaluasi program. Tahapan terakhir adalah proses-proses integrasi kurikulum.
Firman Apriandi, seorang pengajar di SD Negeri Cisolok, yang sudah mengikuti program Intel® Teach mengatakan,“Banyak sekali manfaat yang saya rasakan setelah mengikuti program pelatihan Intel Teach, salah satunya wawasan saya mengenai cara mengajar abad ke-21 menjadi lebih terbuka. Kami berharap Intel memberikan pelatihan lanjutan agar pengetahuan kami akan pemanfaatan TIK dan keterampilan mengajar dapat semakin meningkat, sehingga kami dapat melayani siswa dengan lebih baik lagi”













