Fanboy OS lebih Banyak Ketimbang Merek Smartphone

Author
Ozal
Reading time:
March 4, 2014

Hanya 41 persen dari pengguna yang tetap setia pada satu merek tertentu saja. Jumlah tersebut lebih kecil dibanding mereka yang dikenal sebagai fanboy itu terhadap satu OS mobile yang mencapai 68 persen. Demikian hasil survei yang dilakukan periset pasar teknologi, Kantar Worldpanel Comtech.

fanboy 2

Menurut Kantar, kondisi ini sebenarnya menjadi dilematis tersendiri bagi pasar smartphone Android yang banyak hadir ke puluhan merek vendor. Sehingga, cukup sulit bagi sebuah vendor membuat konsumennya tetap setia menggunakan merek smartphone-nya saja.

Kantar mengatakan, selama dua tahun ini, vendor smartphone ternama seperti Samsung tengah fokus membujuk pelanggannya agar memperhatikan merek ketimbang OS sewaktu ingin membeli smartphone. Hal yang sama juga dilakukan dua pesaingnya dari Asia, Sony dan LG dengan berinvestasi dalam pemasaran merek smartphone-nya.

Ini justru berbeda dengan OS yang ekslusif hadir untuk satu merek smartphone saja. Sebut saja, iOS yang tentunya hanya hadir di perangkat mobile milik Apple. Terlebih, ketika OS telah memiliki fanboy-nya sendiri, ini akan menjalar ke perangkat lainnya yang masih bagian dari produk perusahaanya, seperti iPad, iPod, dan Mac. Masalah harga mungkin bukan lagi menjadi persoalan penting bagi fanboy-nya ketika perusahaan berhasil menggabungkan antara OS dan merek smartphone di pasar.

“Apple, tentu saja, tidak terpengaruh oleh ini-iOS adalah Apple dan Apple adalah iOS. Jika konsumen ingin pindah haluan ke Android atau Windows Phone, mereka harus membeli kembali aplikasi baru, menyalin seluruh isi smartphoene sebelumnya, dan belajar lagi penggunaan OS yang baru,” tulis Kantar dalam pernyataan resminya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…