Departemen Pertahanan Amerika Serikat Blacklist Xiaomi

Author
Irham
Reading time:
January 15, 2021

Hanya tinggal hitungan hari saja sampai masa jabatan Presiden Amerika Donald Trump berakhir dan digantikan oleh Joe Biden. Namun di sisa akhir masa jabatannya tersebut, ia kembali membuat kebijakan yang cukup kontroversial. Ia menempatkan Xiaomi, produsen smartphone ketiga terbesar di dunia saat ini, ke daftar brand electronik asal China yang di blacklist oleh pemerintah Amerika serikat.

Donald Trump Blacklist Xiaomi

Dilansir dari The Verge, Departemen Pertahanan AS yang saat ini masih dibawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, telah mencantumkan brand Xiaomi sebagai “perusahaan militer Komunis China.” Xiaomi dianggap mengancam keamanan pemerintah AS, akibat dari kebijakan tersebut kemungkinan beberapa perusahaan Amerika Serikat dilarang untuk berinvestasi dan bekerja sama dengan Xiaomi.

Baca Juga: Review Mi 10T Pro: Murah, Tapi Beneran Flagship 

Peraturan tersebut akan mulai diberlakukan tanggal 21 November 2021. Selain Xiaomi ada juga beberapa perusahaan besar lainnya dalam daftar blacklist dari Amerika Serikat, yaitu perusahaan-perusahaan yang lebih berorientasi pada industri penerbangan, kedirgantaraan, pembuatan kapal, bahan kimia, telekomunikasi, konstruksi, dan bentuk infrastruktur lainnya.

Namun demikian, daftar ini berbeda dengan daftar blacklist Departemen Perdagangan AS, diaman brand yang masuk daftar tersebut dilarang untuk mengekspor perangkat mereka ke pasar AS. Beberapa perusahaan yang masuk ke blacklist tersebut seperti DJI, Huawei dan TSMC. Blacklist Departemen Perdagangan AS saat ini sudah “menimpa” beberapa negara seperti diantaranya China, Rusia, Iran, Korea Utara, Kuba dan Venezuela.

Baca Juga: Xiaomi Redmi Note 9T 5G Resmi Diumumkan

Meskipun demikian, ada kemungkinan kebijakan yang dibuat oleh Donald Trump ini akan dibatalkan setelah Joe Biden mengisi kursi presiden Amerika Serikat, yang hanya bersisa enam hari saja. Pihak Xiaomi sendiri belum memberi pernyataan apapun terkait kebijakan yang diberikan oleh Donald Trump ini.

The post Departemen Pertahanan Amerika Serikat Blacklist Xiaomi appeared first on Jagat Gadget.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…