Review 3DMark API Overhead Feature Test: Potensi Luar Biasa DirectX 12

Reading time:
March 27, 2015
3DMarkAPIOverhead_Title

Tanggal 26 Maret 2015 kemarin, tepatnya pukul 20:00 WIB, Futuremark merilis sebuah feature test yang akan melengkapi tool pengujian kartu grafis mereka, 3DMark. Seperti yang sudah kami beritakan kemarin, feature test baru ini datang dalam bentuk update gratis software 3DMark ke versi 1.5.884(Update berukuran 1.6GB ini bisa diunduh disini). Apa yang begitu spesial dengan feature test ini?

API Overhead Feature Test: Benchmark DirectX 12 Pertama?

3DMark API Overhead Test

Futuremark mengklaim bahwa 3DMark API Overhead Test ini merupakan benchmark independen pertama di dunia yang bisa digunakan untuk mengukur performa API DirectX 11, Mantle, dan juga API DirectX12. Dengan adanya dukungan API DirectX 12 disini, Futuremark pun mengatakan bahwa feature test ini adalah  the very first public application to use DirectX 12″. Sebagai reviewer hardware, kami tentu begitu gembira dengan adanya tool yang membuat kami bisa merasakan API DirectX 12! Namun, Futuremark memaparkan bahwa feature test ini memiliki tujuan spesifik untuk menguji API, bukan menjadi GPU benchmark.

 

Futuremark: API Overhead Test Bukan GPU Benchmark!

Dalam sebuah dokumen bernama 3DMark Technical Guide, Futuremark mengingatkan bahwa tujuan utama feature test ini adalah untuk menguji performa API dalam berbagai sistem, dan BUKAN menguji GPU, sehingga feature test ini tidak bisa digunakan sebagai GPU benchmark. (Walau demikian, dalam dokumentasi yang mereka buat, Futuremark masih menyebutkan adanya kemungkinan untuk menguji performa sintetis DirectX 12 berbagai CPU dengan syarat GPUnya harus sama.)

Futuremark sendiri mengatakan bahwa mereka tengah mengembangkan benchmark dengan workload mirip game, berbasis API DirectX 12, yang nantinya akan tersedia setelah Windows 10 dirilis secara resmi.

 

Yang diuji pada API Overhead Test: Draw Call

Farandole

Berbeda dengan pengujian 3DMark biasa yang mengukur jumlah FPS(frame per second), 3DMark API Overhead Test akan menguji jumlah draw call yang bisa diproses dalam waktu tertentu menggunakan API yang berbeda. Secara singkat, Benchmark ini akan menguji kemampuan sebuah API dalam sistem, dalam menangani ‘draw call’. Draw call sendiri adalah sebuah ‘perintah’ dari CPU ke GPU untuk ‘menggambar’ sesuatu ke layar. Sebuah game bisa saja membuat ribuan draw call ke CPU dalam sebuah frame, dan setiap draw call tersebut bisa menyebabkan limitasi performa pada CPU, maupun API yang digunakan.

3DMark API Overhead feature test ini akan mengukur performa API(dan secara tidak langsung, performa CPU) dengan memberikan sejumlah draw call yang akan meningkat terus  Hasil test ini adalah jumlah draw call yang bisa dibuat sampai framerate sistem tersebut turun ke 30 FPS.

Untuk informasi lebih dalam mengenai ‘draw call’ dan hubungannya dengan API, kami menyarankan anda untuk membaca artikel ini: ‘Mengenal Draw Call

 

Minimum Requirement

Baik, mari kita ulas feature test ini lebih dalam! Sebelumnya, ini adalah kebutuhan minimum sistem menurut dokumentasi Futuremark:

What are the system requirements?
  • The DirectX 12 test requires a PC running an up-to-date version of Windows 10 Technical Preview (Build 10041 or later), 4 GB of system memory, and DirectX feature level 11_0 compatible hardware with at least at least 1 GB of graphics memory.
  • The Mantle test requires 4 GB of system memory and AMD hardware that supports the Mantle API.
  • The DirectX 11 test requires DirectX feature level 11_0 compatible hardware with at least 1 GB of graphics memory and 4 GB of system memory.

 

Spesifikasi Testbed

R9_290X_2

Karena kami menginginkan untuk mencoba semua API yang ada di feature test ini, kami memilih untuk menggunakan VGA AMD Radeon R9 290X. Berikut spesifikasi sistem testbed kami:

  • Prosesor: Intel Core i7-5960X Extreme Edition @ 3.5Ghz, 8 Core / 16 Thread
  • Motherboard: MSI X99S MPOWER
  • RAM: G.Skill Ripjaws 4 DDR4-2133 4x4GB
  • VGA: AMD Radeon R9 290X 4GB GDDR5
  • SSD: Kingston HyperX 120GB
  • PSU: Corsair AX 1200i
  • CPU Cooler: Noctua NH-U12S + NF-F12 iPPC 3000

 

Mari mulai!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 6, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Terapkan Regional Pricing

Embark Studios resmi menerapkan regional pricing untuk ARC Raiders mulai…
May 6, 2026 - 0

Kreator MindsEye Kembali PHK Massal Pasca DLC yang Sensasional

Build a Rocket Boy dilaporkan kembali melakukan PHK besar-besaran setelah…
May 5, 2026 - 0

Call of Duty Berikutnya Resmi Tak Masuk Console Generasi Lawas

Setelah lebih dari satu dekade bertahan, Activision akhirnya putuskan seri…
May 5, 2026 - 0

Take-Two Tegaskan Alasan GTA 6 Rilis di Console Terlebih Dahulu

Pimpinan Take-Two Tegaskan keputusan Rockstar merilis GTA 6 lebih dulu…