Hands-on Review & Overclocking Intel Core i7-5960X ‘Haswell-E’: 8-Core Monster

Reading time:
August 30, 2014

Socket:LGA 2011-3

DSC09841ss

Soket yang digunakan oleh Prosesor Haswell-E bernama LGA2011-3. Soket ini sedikit berbeda dari LGA2011 yang terdahulu, sehingga bisa dipastikan bahwa prosesor Intel LGA2011 yang lama, baik Sandy Bridge-E maupun Ivy Bridge-E tidak akan kompatibel.

Untungnya mounting hole dari LGA2011-3 jaraknya sama dengan LGA2011 yang dulu, sehingga anda bisa menggunakan HSF/Waterblock anda yang lama.

 

Spesifikasi CPU – Core i7-5960X

Sebelum memulai pengujian, berikut ini spesifikasi prosesor Core i7-5960X, seperti yang ditampilkan oleh CPU-Z:

Keadaan idle- 1.2Ghz

screen000_2s

 

Keadaan Max. Turbo Boost – 3.5Ghz

screen000s

Prosesor Haswell-E Core i7-5960X memiliki spesifikasi yang terbilang mengagumkan. Ia memiliki 8(delapan) buah core, 20 MB L3 Cache, lalu juga dukungan teknologi seperti HyperThreading(membuatnya memiliki 16 thread), serta 40 Lane PCIe Gen 3.0 – membuat dukungan 4-way Multi-GPU menjadi dimungkinkan.

Untuk kecepatannya sendiri, Intel Core i7-5960X memiliki kecepatan 3 Ghz pada keadaan default, namun kecepatan ini bisa saja berubah berkat teknologi Intel Turbo Boost yang bisa meningkatkan kecepatan CPU ketika keadaannya memungkinkan. Berdasarkan pengujian kami, prosesor Core i7-5960X dapat meningkatkan kecepatannya ke 3.5Ghz saat Turbo aktif. Saat idle, prosesor ini akan menurunkan multiplier-nya dan berjalan pada kecepatan 1.2Ghz untuk menghemat daya.

Prosesor Haswell-E memiliki satu keistimewaan lagi, yakni mendukung model memori next-gen yakni DDR4. Sampai saat ini, Haswell-E adalah prosesor desktop pertama yang menggunakan tipe memori DDR4, dan juga dapat menggunakan konfigurasi hingga quad-channel.

Yang terakhir, seperti halnya prosesor kelas Enthusiast, Intel membekali prosesor Haswell-E seri X dan seri K dengan kemampuan overclocking.

 

 

Spesifikasi – DDR4

Selain spesifikasi CPU, berikut ini spesifikasi DDR4 yang kami pakai:

screen002s

DDR4 di sistem uji kami memiliki kecepatan standar DDR4 yakni DDR4-2133Mhz dengan CAS Latency 15. Karena Haswell-E memiliki kontroller memori DDR4 yang mendukung penggunaan quad-channel, kami menggunakan konfigurasi 4 keping DDR4 (4 x 4GB).

 

Chipset Intel X99

Dan berikut ini kurang lebih gambaran chipset diagram untuk chipset X99, satu-satunya chipset yang dibuat Intel untuk mendukung prosesor Haswell-E ini:

*klik untuk perbesar*

X99Chipset

 

 

 

 

FiVR – Fully-integrated Voltage Regulator

Satu hal berikutnya yang menarik perhatian kami adalah adanya FiVR(Fully-integrated voltage regulator) pada prosesor Haswell-E. Regulator daya terintegrasi dalam prosesor ini pertamakali digunakan Intel pada prosesor Haswell LGA1150. Dengan ini, Haswell-E merupakan prosesor enthusiast pertama dari Intel yang menggunakan FiVR.

Coba perhatikan screenshot BIOS MSI X99S dibawah ini:

HSW-E_iVRs

Adanya opsi ‘VCCIN’ disana meyakinkan kami akan adanya FiVR dalam prosesor Haswell-E, karena opsi VCCIN ini hanya ada pada platform yang menggunakan regulator daya terintegrasi.

Apa yang berbeda dengan adanya iVR ini?

Biasanya, semua regulasi daya akan diproses oleh komponen VRM(voltage regulator module) yang terletak pada motherboard, namun pada Haswell-E sebagian proses regulasi dayanya dipindah ke dalam CPU.

Jadi pada platform generasi sebelumnya, regulasi daya prosesor akan terjadi kurang lebih seperti ini:

  1. PSU memberikan Input 12V melalui 8-pin 12V CPU di motherboard
  2. Sirkuit regulator daya pada motherboard akan melakukan konversi daya(‘step-down’) dari 12V PSU input ke voltase yang dibutuhkan prosesor(umumnya 1.1-1.2v untuk VCore).

Sedangkan pada Haswell-E yang memiliki FiVR, regulasi daya ini terjadi dua kali, satu di motherboard dan satu di prosesor, seperti ini:

  1. PSU memberikan input 12V melalui 8-pin 12V CPU di motherboard
  2. Sirkuit regulator daya pada motherboard akan melakukan konversi daya(‘step-down’) dari 12V PSU input ke voltase VCCIN (atau VR_IN pada beberapa motherboard), dengan tegangan default 1.8V.
  3. Voltase VCCIN 1.8V ini nantinya akan diberikan kepada integrated voltage  regulator(iVR)  pada CPU, dan akan dibagi-bagi menjadi berbagai rail voltase yang dibutuhkan CPU, antara lain: Core Voltage(VCore), Ring Voltage(VRing), SA Voltage(VccSA), dan IO Voltage(VccIO)

 

 

 

Load Comments

Gadget

June 16, 2021 - 0

Review Tecno Spark 7 Pro: Murah dan Kencang di Harga Rp 1,8 Jutaan

TECNO Mobile, kami sadar kalau dalam beberapa bulan terakhir ini,…
June 9, 2021 - 0

Video Long Term Review Xiaomi Mi 11: Smartphone Xiaomi Terbaik

Awal tahun 2021, Xiaomi akhirnya mengumumkan perangkat Xiaomi Mi 11…
June 5, 2021 - 0

Jawab 30+ Pertanyaan Seputar Poco X3 Pro

Poco telah memperkenalkan Poco X3 Pro di pasar Indonesia sebagai…
June 5, 2021 - 0

Video Review Poco F3: Smartphone PremiumTermurah dan Kencang!

Poco F3 Sudah mulai dijual resmi di Indonesia. Berawal dari…

Laptop

July 24, 2021 - 0

Video – Review RedmiBook 15: Laptop Termurah Dengan Core i3 Gen-11

Xiaomi akhirnya resmi merilis laptop pertama mereka di Indonesia, yaitu…
July 17, 2021 - 0

Review Lenovo Yoga Duet 7i: Laptop 2-in-1 Detachable dengan Kamera Terbaik

Pengujian Performa Terdapat 3 performance profile yang dapat diakses melalui…
July 14, 2021 - 0

Review Acer Predator Helios 300: Ngebut Banget!

Pengujian Performa Software Predator Sense Pengguna dapat memonitor suhu dan…

Gaming

July 29, 2021 - 0

Ekspansi M.2 SSD Internal PS5 Masuk Beta, SEAGATE Tawarkan Produk Pertama

Beberapa gamer memang harus membiasakan diri dengan kapasitas ruang yang…
July 29, 2021 - 0

Digimon Survive Kembali Ditunda, Kini Untuk 2022

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan Digimon Survive?…
July 29, 2021 - 0

Veteran Industri Game Racik Studio Baru – That’s No Moon

Hengkangnya beberapa talenta dari studio game raksasa yang karyanya dipuja-puji…
July 29, 2021 - 0

Neptunia X Senran Kagura: Ninja Wars Tuju Barat

Kolaborasi paling rasional yang sepertinya memang sudah dinanti para pencinta…