Lenovo Ungkap Alasan Industri PC Gaming Makin Kuat dan Berkembang

Reading time:
September 9, 2018
Lenovo Ken Wong

Bincang singkat dengan Ken WongPresident of Lenovo Asia Pacific, di ajang IFA 2018 di kota Berlin, Jerman, mengungkap sejumlah hal menarik. Salah satunya adalah “double-digit growth” pada kuartal dua tahun 2018 untuk pendapatan Lenovo di area Asia Pasifik. Kondisi tersebut tentu sangat mengejutkan mengingat pasar PC (Personal Computer) dikabarkan sedang lesu dan tidak berkembang. Banyak pihak bertanya-tanya bagaimana caranya Lenovo sebagai sebuah PC Company, mampu memiliki kinerja positif seperti itu. Ken Wong juga mengungkapkan jika market share perangkat PC dan tablet masih dipegang oleh Lenovo hingga saat ini.

Ken Wong juga menuturkan jika saat ini industri gaming di seluruh dunia bernilai $150 Milyar dan akan terus tumbuh kuat di masa mendatang. Menariknya, ternyata 50% dari nilai industri gaming di seluruh dunia datang dari negara-negara di Asia Pasifik dimana Indonesia termasuk salah satunya. Ia pun mengungkapkan sejumlah negara dengan industri PC Gaming terbesar di Asia Pasifik dimana Lenovo dengan lini produk Legion ikut berkecimpung di dalamnya. Salah satunya negara tersebut adalah Cina yang memang menjadi “rumah” dari Lenovo itu sendiri. Negara lain yang juga mengalami perkembangan pesat industri PC Gaming adalah Thailand untuk wilayah Asia Tenggara serta Korea Selatan, Taiwan, dan juga India. Bahkan di negara Jepang yang didominasi oleh perangkat video game console, industri PC Gaming ternyata juga mengalami perkembangan yang positif.

Lenovo Legion T730

Ken Wong menyebutkan ada sejumlah faktor yang menyebabkan industri PC Gaming terus tumbuh dan berkembang. Salah satunya adalah karena memainkan game dengan menggunakan PC memberikan pengalaman lebih seempurna. Hal tersebut juga didukung oleh pihak developer yang membuat game tampil lebih maksimal saat dijalankan di PC dibandingkan di perangkat lain. Menurut kami hal ini memang dapat dimengerti mengingat game PC biasanya tampil dengan kualitas visual lebih baik, frame rate lebih tinggi sehingga game lebih nyaman dimainkan, dan juga memiliki kontrol lebih baik dengan menggunakan keyboard serta mouse untuk game dengan genre tertentu seperti FPS, RTS, MOBA, dan sebagainya.

Ia juga menyebutkan jika sebagian besar gamer tidak hanya berfokus memainkan game saja. Dengan menggunakan PC, seorang gamer dapat melakukan hal lainnya dari bekerja hingga mendapatkan hiburan. Terlebih jika melihat kondisi saat ini banyak gamer yang juga merangkap profesi sebagai “YouTube-er” yang memproduksi konten seputar gaming atau memamerkan permainan mereka ke penonton channel mereka. Dibutuhkan PC bertenaga seperti PC Gaming untuk mengolah konten video resolusi tinggi dengan cepat yang menjadi standar saat ini.

Lenovo Legion Y530

Pesatnya pertumbuhan industri PC Gaming juga disebutkan didukung oleh peran pemerintah negara tersebut. Salah satunya seperti pemerintah negara Hong Kong yang menggandakan sumber daya yang dibutuhkan untuk mendorong industri PC Gaming di negaranya ke tingkat lebih tinggi lagi. Negara Jepang juga membentuk semacam biro khusus yang membantu industri gaming agar terus tumbuh lebih besar ke depannya. Asian Games 2018 yang baru saja selesain juga menjadi bukti bagaimana mulai seriusnya pemerintah dalam melihat potensi yang dimiliki industri PC Gaming. Meskipun masih dalam tahap ekshibisi, bukan tidak mungkin cabang eSport akan semakin dianggap serius dalam tahun-tahun ke depan. Kerja keras semua pihak tampaknya mulai menunjukkan hasil positif dengan melihat laju pertumbuhan industri PC Gaming seperti saat ini.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…