Patung Diri Ini Dibuat dengan Teknologi 3D Printing Menggunakan Sampel DNA

Reading time:
February 9, 2013
DNAfaces11

Teknologi 3D printing saat ini sudah semakin maju. Sebelumnya, kami juga pernah membahas tentang bagaimana teknologi 3D printing dapat membuat racikan obat maupun daging mentah yang dapat dimakan. Kali ini, seorang seniman dari Amerika mencoba untuk membuat sebuah patung wajah diri yang menggunakan sampel DNA sebagai basis utamanya.

Sang seniman Heather Dewey-Hagborg membuat patung wajah diri ini dengan menggunakan sampel DNA yang bisa ia dapatkan dari mana saja, termasuk di jalanan biasa. Berbagai macam benda seperti potongan rambut dan rokok bekas ia kumpulkan dan proses selanjutnya adalah menganalisa berbagai sampel DNA yang sudah ia kumpulkan tersebut.

DNAfaces03

Dengan mengambil sampel DNA tersebut, Heather mampu menganalisa seperti apa wajah dari si pemilik benda-benda bekas tersebut dan mulai membentuknya menggunakan program 3D sebelum ia mulai dengan proses pencetakannya. Sampel DNA yang ia dapatkan ini cukup untuk menggambarkan wajah para pemiliknya sesuai dengan etnis, ras, bentuk muka, serta warna rambut dan mata.

Proyek milik Heather yang dinamakan “Stranger Visions” ini dimulai ketika Heather mengerjakan proyek sebelumnya, di mana ia mempelajari banyak tentang algoritma face recognition dan speech recognition. Dari proyek tersebut, ia juga mempelajari bahwa setiap manusia memiliki kemungkinan untuk direka ulang menggunakan berbagai barang bekas yang terlihat remeh tetapi memiliki data dan sampel DNA yang cukup kuat untuk diproyeksikan kembali seperti semula. Oleh karena itu, Heather tertarik mengerjakan proyek Stranger Visions ini untuk membuktikan pemikirannya tersebut, walaupun teknologi yang ia gunakan saat ini terbatas dan tidak secanggih yang dimiliki oleh badan kepolisian dan militer dalam menganalisa sampel DNA seseorang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…